Bawaslu Kabupaten Pasaman Adakan Sosialisasi Pengawasan Pilkada Masa Covid19

Bawaslu Kabupaten Pasaman Adakan Sosialisasi Pengawasan Pilkada Masa Covid19
Bawaslu Kabupaten Pasaman Adakan Sosialisasi Pengawasan Pilkada Masa Covid19
Bawaslu Kabupaten Pasaman Adakan Sosialisasi Pengawasan Pilkada Masa Covid19

Pasaman - Bawaslu Kabupaten Pasaman sosialisasikan pegawasan Pilkada pada Tahapan Pencaloanan dalam rangka penerapan protokol kesehatan dan Pencegahan Covid19 terhadap penetapan pasangan calon dan pengundian tata letak posisi calon bupati dan wakil bupati pasaman di masa pandemi covid 19, yang dilaksanakan di Hotel Arumas Lubuk Sikaping, Selasa (22/09/20).


Sosialisasi diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu, Koordinator Sekretriat Bawaslu, Unsur Forkopinda, Ketua KPU dan Kepala SKPD terkait dengan Nara Sumber 2 orang pimpinan Bawaslu, Dinas Kesehatan dan Kasat Pol PP Kabupaten Pasaman, dengan jumlah peserta sebanyak 48 orang yang terdiri dari LO pasangan calon bupati dan wakil bupati, partai politik, unsur forkopinda, Disdukcapil, Dinas Perhubungan dan Dinas Kominfo.


Rini Juita, MA dalam pembukaan sosisalisasi menyampaikan bahwa acara ini berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengawasan, penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam covid 18 dan Surat Ketua Bawaslu RI Nomor : SS-0553/K.Bawaslu/PM.00.009/2020 tanggal 18 September 2020 perihal pengawasan penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon kepala daerah 2020.


Rini juga menyampaikan pesta pilkada yang akan dilaksanakan Desember 2020 harus menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid 19 sehingga penyebaran covid 19 dapat diatasi di Kabupaten Pasaman dan tidak memunculkan cluster baru penyebaran covid 19 nantinya.


Sementara itu, Drs. Mulyatmin, Ch, Asisten Pemerintahan Umum mewakili Bupati Pasaman menyampaikan kegiatan sosialisasi ini sangat strategis dan perlu dilakukan karena kita masih dalam kondisi pandemi covid 19 dan kita masih terus memutus mata rantai penyebaran covid 19 secara bersama sama, dimana Kabupaten Pasaman  masih dalam zona kuning penyebaran covid 19 yang berarti masih ada warga masyarakat kita terpapar covid 19.


Di Propinsi Sumatera Barat untuk penanganan dan pencegahan penyebaran covid 19 sudah diberlakukan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan saat ini sudah disosialisasikan kepada seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah Sumatera Barat, dan kita semua harus menjalankan Perda tersebut terutama dalam melaksanakan prinsip 3 M ( Mencuci Tangan dengan sabun, Menjaga Jarak, Memakai Masker), karena ada pasal pada Perda AKB tersebut mempunyai sanksi sosial dan sanksi keuangan yang cukup berat bagi yang melanggar, tutup Mulyatmin.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatangan komitmen bersama penerapan protokol kesehatan dalam penanganan dan pencegahan penyebaran covid 19 pada penyelenggaraan pilkada serentak 2020 di Kabupaten Pasaman yang ditandatangani oleh unsur Bawaslu, Forkopinda dan beberapa unsur peserta  sosialisasi.  (Shira).